Kabupaten Brebes menjadi salah satu daerah yang menerima manfaat besar dari program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah 2026. Melalui program ini, pemerintah pusat mengalokasikan anggaran Rp50 miliar guna memperbaiki dan membangun jalan-jalan strategis yang selama ini menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi masyarakat.
Anggaran tersebut terbagi dalam dua paket pembangunan. Paket pertama sebesar Rp24,5 miliar mencakup ruas Jalan Losari–Prapag Lor, Prapag Kidul–TPI, dan Losari–Bojongsari. Paket kedua senilai Rp25,5 miliar difokuskan pada ruas Bojongsari–Cikakak serta Cikakak–Kobokan.
Ruas-ruas tersebut dikenal sebagai jalur utama pengangkutan hasil pertanian, khususnya bawang merah yang menjadi komoditas unggulan Kabupaten Brebes. Selama ini, kondisi jalan yang kurang memadai kerap menghambat distribusi dan meningkatkan biaya logistik petani.
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan akan membawa dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
“Inpres Jalan Daerah ini menjadi peluang besar bagi Brebes. Infrastruktur yang lebih baik akan memperlancar distribusi hasil pertanian, mendukung perdagangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Paramitha.
Menurutnya, dengan jalan yang lebih baik, waktu tempuh distribusi akan lebih singkat dan risiko kerusakan hasil panen dapat ditekan. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk Brebes di pasar yang lebih luas.
Pekerjaan pembangunan jalan akan dilaksanakan oleh Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional melalui PPK 1.1, dengan Pemerintah Kabupaten Brebes sebagai penerima manfaat. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah ini dinilai krusial dalam memastikan hasil pembangunan tepat sasaran.
Tak hanya berdampak pada sektor pertanian, proyek ini juga diyakini akan membuka peluang usaha baru, meningkatkan mobilitas tenaga kerja, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Brebes bagian barat dan selatan.
Program Inpres Jalan Daerah 2026 menempatkan infrastruktur sebagai motor penggerak pembangunan. Bagi Brebes, kehadiran program ini menjadi momentum penting untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan. (red)






