
Kinerja ekonomi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) Tahun 2025 yang melesat signifikan dengan pertumbuhan mencapai 5,37 persen, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,04 persen, di tengah penyesuaian anggaran pemerintah pusat. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh sektor industri pengolahan sebagai motor utama ekonomi dengan kontribusi 33,43 persen, disusul perdagangan (13,44 persen), pertanian sebagai penjaga stabilitas pangan (12,88 persen), serta sektor konstruksi (11,82 persen).
Dari sisi investasi, Jawa Tengah mencatat realisasi sebesar Rp66,13 triliun pada periode Januari–September 2025, tertinggi kedua se-Pulau Jawa yang berhasil menyerap 326.462 tenaga kerja. Dampak positifnya turut terlihat pada penurunan angka kemiskinan dari 9,58 persen pada September 2024 menjadi 9,48 persen pada Maret 2025, mencerminkan efektivitas strategi pembangunan kolaboratif yang menempatkan investasi sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Editor: M. Saiful Hadi
Infografis: Lily






