Kebahagiaan meliputi 100 orang pengayuh becak lanjut usia (lansia) di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, setelah mereka menerima program bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu (6/12) siang. Bantuan ini disambut sukacita karena dianggap akan sangat meringankan beban fisik mereka yang rata-rata sudah mengalami penurunan tenaga.
Salah satu penerima bantuan, Romadhon, seorang pengayuh becak asal Losari, Brebes, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Alhamdulillah dengan adanya program bantuan becak listrik ini, saya bisa mencari rezeki ke depannya dan sukses,” kata Romadhon, dikutip dari antaranews, Minggu (7/12).
Pria berusia 62 tahun itu bertekad memanfaatkan becak listrik ini sebaik-baiknya untuk mencari nafkah dan menafkahi keluarganya. Ia menceritakan bahwa sebelumnya ia harus berjuang mengayuh becak manual dengan kondisi kesehatan yang mulai menurun.
“Akan tetapi, dengan adanya bantuan becak listrik ini kami sekarang tidak perlu membuang energi terlalu banyak. Jadi, bantuan ini sangat membantu,” kata Romadhon.
Keprihatinan Presiden Terhadap Lansia
Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN), Nanik S Deyang, menjelaskan bahwa bantuan becak listrik ini adalah program Pemerintah yang direncanakan untuk dibagikan di seluruh kabupaten di Jawa, termasuk Brebes.
“Bantuan ini atas keprihatinan Pak Presiden Prabowo melihat banyak lansia yang masih menggenjot becak,” katanya.
Keprihatinan Presiden Prabowo Subianto terhadap pengayuh becak manual sudah terlihat sejak awal 2024, bahkan sebelum resmi menjabat. Saat itu, ia telah memesan seribu unit becak listrik dari PT Len Industri.
Setelah menjabat sebagai Presiden, pemesanan diperluas dengan menambah 3.500 unit becak listrik lagi dari PT Pindad. Becak-becak ini akan terus dibagikan kepada para lansia pengayuh becak.
“Intinya, pak Presiden tidak ingin rakyat ada lansia mencari uang dengan ngos-ngosan menggenjot becak di jalan. Karena keterbatasan produksi (becak listrik) akan dibagikan untuk lansia dulu,” katanya.
Program ini menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan dan memberikan kemudahan bagi kelompok lansia agar tetap dapat produktif tanpa harus mengorbankan kondisi fisik mereka. (red)






