Pemerintah Kabupaten Brebes kembali menunjukkan wajah pelayanan publik yang berpihak kepada rakyat. Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-348 Tahun 2026, Pemkab Brebes menghadirkan program Nikah Gratis bagi masyarakat. Program ini bukan sekadar layanan administratif, tetapi simbol kehadiran pemerintah dalam momen penting kehidupan warga.
Kegiatan Nikah Gratis dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 15 Januari 2026, bertempat di Balai Nikah Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Brebes. Melalui program ini, pasangan calon pengantin dapat melangsungkan pernikahan secara sah tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Tak berhenti pada pembebasan biaya, Pemkab Brebes juga memberikan kado pernikahan gratis sebagai bentuk apresiasi. Pasangan pengantin akan menerima Buku Nikah, KTP, dan Kartu Keluarga yang langsung jadi. Bahkan, pemerintah daerah turut memberikan bantuan modal usaha serta bingkisan, sebagai bekal awal membangun kehidupan rumah tangga.
Ketua Panitia Hari Jadi Kabupaten Brebes ke-348, Dani Asmoro, menegaskan bahwa program ini dirancang agar perayaan hari jadi benar-benar memberi manfaat langsung kepada masyarakat.
“Peringatan Hari Jadi Brebes bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk menghadirkan kebahagiaan dan pelayanan nyata bagi warga. Nikah Gratis ini salah satunya,” kata Dani Asmoro, Minggu (11/1/2026).
Menurut Dani, program Nikah Gratis menjadi wujud konkret filosofi pelayanan publik yang inklusif. Pemerintah daerah tidak hanya hadir di balik meja birokrasi, tetapi turun langsung menyentuh kehidupan masyarakat, terutama dalam peristiwa sakral seperti pernikahan.
Sementara itu, Plt Kepala DPMPTSP Kabupaten Brebes, Ridho Khaeroni, menjelaskan alasan dipilihnya Mal Pelayanan Publik sebagai lokasi kegiatan. Menurutnya, MPP merupakan simbol pelayanan terpadu yang memudahkan masyarakat mengakses berbagai layanan pemerintah dalam satu tempat.
“MPP menjadi wajah pelayanan Pemkab Brebes. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemerintah hadir dalam momen penting kehidupan masyarakat, termasuk layanan balai pernikahan,” kata Ridho.
Ridho menambahkan, calon pengantin yang ingin mengikuti program Nikah Gratis cukup mendaftar melalui layanan KUA yang tersedia di MPP Kabupaten Brebes. Persyaratan administrasi tetap mengikuti ketentuan yang berlaku, sehingga legalitas pernikahan tetap terjamin.
Respons masyarakat terhadap program ini pun sangat positif. Banyak warga menilai Nikah Gratis sebagai solusi nyata di tengah meningkatnya kebutuhan ekonomi. Beban biaya pernikahan yang selama ini menjadi kendala, kini dapat ditekan tanpa mengurangi kesakralan acara.
Lebih dari itu, kehadiran bantuan modal usaha dinilai menjadi langkah progresif pemerintah daerah. Program ini tidak hanya membantu pasangan menikah, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi keluarga baru agar lebih siap menghadapi kehidupan setelah akad.
Melalui program Nikah Gratis ini, Pemkab Brebes kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pelayanan tidak lagi sebatas administrasi, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan kemanusiaan masyarakat.
Peringatan Hari Jadi ke-348 Kabupaten Brebes pun menjadi momentum refleksi bahwa pembangunan daerah bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang menghadirkan kebahagiaan dan keadilan layanan bagi seluruh warga. (red)






